Showing posts with label bidara ruqyah. Show all posts
Showing posts with label bidara ruqyah. Show all posts

Friday, 19 June 2015

Sabun Bidara dengan sensasi taburan serbuk bidara (sabun herbal+serbuk bidara)

sensasi sabun bidara
Siapa yang tidak  atau belum tahu manfaat daun Bidara , sebuah daun yang sangat banyak manfaatnya bagi umat manusia, dan Daun bidara ini begitu terkenal di komunitas herbalis dan Peruqyah sebagai herbal penunjang terapi pengobatan gangguan Jin

KHASIAT DAUN BIDARA UNTUK GANGUAN JIN
Mengobati Gangguan Sihir dengan daun bidara
1. Dalil bahawa Daun Bidara beserta Rukyah mengubati Sihir:
Ibnu Katsir dalam huraiannya apabila menafsirkan Surah Al Baqarah Ayat 102 berkaitan Syaitan yang memfitnah Nabi Allah Sulaiman bahawa baginda menggunakan Sihir bukan Mukjizat meriwayatkan bahwa yang paling bermanfaat dalam menghilangkan pengaruh sihir adalah dengan menggunakan apa yang diturunkan Allah s.w.t. kepada RasulNya untuk menghilangkan hal itu yaitu membaca al-muawwidzatian (al-Falaq dan an-Nas) dan Ayat Kursi kerana ayat-ayat itu dapat mengusir syaitan.:


Al Qurtubi menceritakan daripada Wahab untuk mengubati Sihir: “ Diambil 7 helai daun bidara ditumbuk halus lalu dicampurkan air dan dibacakan Ayat Kursi dan diberi minum pada orang yang terkena sihir tiga kali teguk dan baki airnya diguna untuk mandi ,Insya Allah akan hilang sihirnya”. “Dan diutamakan membaca Qul A’uzubil Falak ,Qul A’uzubirabinnas juga ditambah Ayat Kursi kerana ayat-ayat itu dapat mengusir Syaitan.”
( Tafsir Ibn Katsir Jilid Satu Terjemahan Singkat Halaman 171)
( Tafsirul QuranilAzim Juz: 1 halaman 372 )

.Daun Bidara Dan Ruqyah
Ulama Wahab bin Munabih menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar bidara yang dihaluskan. Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi, surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas. (Boleh juga dibacakan ayat-ayat al-Qur’an lainnya) Lalu dipergunakan untuk mandi atau diminum. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).
Menumbuk tujuh helai daun pohon Sidr (daaun bidara) hijau di antara dua batu atau sejenisnya, lalu menyiramkan air ke atasnya sebanyak jumlah air yang cukup untuk mandi dan dibacakan di dalamnya ayat-ayat al Qur-an.
Setelah membacakan ayat-ayat tersebut pada air yang sudah disiapkan tersebut, hendaklah dia meminumnya sebanyak tiga kali, dan kemudian mandi dengan menggunakan sisa air tersebut. Dengan demikian, insya Allah penyakit (sihir) akan hilang. Dan jika perlu, hal itu boleh diulang dua kali atau lebih, sehingga penyakit (sihir) itu benar-benar sirna. Hal itu sudah banyak dipraktekkan, dan dengan izin_Nya,Allah memberikan manfaat padanya. Pengobatan tersebut juga sangat baik bagi suami yang tidak bisa berhubungan badan karena terkena sihir.
4.Daun Bidara Untuk Makanan atau Minuman
Buah bidara dari kultivar unggul dapat dimakan dalam keadaan segar, atau diperas menjadi minuman penyegar, juga dikeringawetkan, atau dibuat manisan. Di Asia Tenggara, buah yang belum matang dimakan bergaram. Pernah dilaporkan bahwa buah bidara juga direbus dan menghasilkan sirop.
Di Indonesia, daun mudanya diolah sebagai sayuran; daun-daunnya dapat pula dijadikan pakan. Di India, pohon bidara merupakan salah satu dari beberapa jenis tanaman yang digunakan untuk pemeliharaan serangga lak; ranting-ranting yang terbungkus oleh sekresi serangga itu dipungut untuk diproses menjadi sirlak. Kulit kayu dan buahnya menghasilkan bahan pewarna. Kayunya berwarna kemerahan, bertekstur halus, keras, dan tahan lama, dan digunakan sebagai kayu bubut, alat rumah tangga, dan alat-alat lain. Buah, biji, daun, kulit kayu, dan akarnya berkhasiat obat, terutama untuk membantu pencernaan dan sebagai tapal untuk luka. Di Jawa, misalnya, kulit kayunya digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, sedangkan di Malaysia bubur kulit kayunya dapat dimanfaatkan untuk obat sakit perut.
5.Daun Bidara atau daun bidara cina
Bidara acap dipertukarkan identitasnya dengan bidara cina (Ziziphus zizyphus; sinonim Z. jujuba Miller, Z. vulgaris Lamk.).Sebutan yang sekarang ini sering kita dengar dengan panggilan Daun Bidara cina adalah karena Bidara yang terakhir ini dibudidayakan di Cina bagian utara.Dan di Indonesia orang menyebut daun bidara dengan sebutan bidara cina karena juga dalam sebuah sumber ada suatu daerah yang disitu banyak tinggal orang keturunan cina dan menanam daun bidara.Daerah tersebut pun kini dinamakan daerah Bidaracina.




Cara penggunaan daun bidara adalah :
a. Ambil daun bidara pada bilangan ganjil, paling sedikit 7 lembar daun, taruh di penggilingan/cobek dan tumbuklah hingga halus (dicampur sedikir air)
b. Setelah halus, campurkan dalam segelas air untuk diminum

c. Atau dicampur dan diaduk dalam seember air untuk buat mandi

Atau bisa langsung saja membeli sabun bidara

 


dimana sudah ada taburan serbuk bidara dalam setiap sabunnya




d. Bisa juga di tambah air hujan, ambil air hujan lansung dari atas memakai wadah yang besar
e,Untuk sakit asam urat dan kolestrol, persendiaan ngilu lebih baik di tambah garam beryodium.
jangan lupa sebelum dibuat mandi atau diminun bacakan dulu ayat-ayat ruqyah. Jika dibuat untuk mandi lebih afdhol air daun bidara ditaruh di bateup dan pasien berendam selama 10 menit atau jika tidak ada pada bilasan pertama gunakan air daun bidara lalu gosok-gosok ketubuh dan diamkan selama 5 menitan lalu biilasan kedua gunakan air biasa dan sabun mandi.
Semoga di beri kesembuhan bagi yang mengalami gangguan jin,

Ustad Musdar Bustamam Tambusai
----------------------------------------------
TENTANG DAUN BIDARA (SIDR)
Bagaimana dengan daun bidara ? Bukankah itu juga benda, tumbuhan, herbal dan obat lahiriyah ?. Benar, itu nggak salah !!!
Tapi, penggunaan daun bidara yg berduri akan mengingatkan jin pada sidratulmuntaha yang didekatnya ada jannatul ma'wa (surga). Lihat QS. an-Najm ayat 13-16 dan juga mengingatkan jin pada pohon bidara yang tidak berduri (sidr makhdud) yg ada didalam surga. Lihat QS. Al-Waqi'ah ayat 28....
Sehingga jin itu merasa takut karena sensitifitas mereka terhadap peringatan Allah.
Demikian keterangan Syaikh Abdullah as-Sadhan yang saya pahami...
Penggunaan benda apapun yang bersifat tumbuhan dan sebagainya utk mengatasi gangguan jin dan sihir harus bisa menakuti-nakuti jin dan menyentuh sensitifitas mereka terhadap peringatan Allah..

Info lebih lengkap tentang Dahsyatnya Ruqyah syar'i dan terapi penunjang herbal bidara dapat dilihat di

http://infoherbalis.com/2015/06/ini-bukti-video-daun-bidara-herbal-dan-efek-detoksifikasi-ruqyah-dalam-atasi-pasien-gangguan-jin-dan-sihir.html

INFO LEBIH LANJUT DAN PEMBELIAN HUB : 082138064460


Friday, 20 February 2015

Tutorial singkat MANDI DAUN BIDARA (Ruqyah)




Tulisan dikopas dari wall Ustad Xeno Vitri

Mudah, tapi banyak yang tanya dan bingung

Air Rebusan Daun BIDARA, diruqyah atau tidak diruqyah keduanya sama-sama Baik dan Efektif...
Hanya saja yang diruqyah lebih POWERFULL

1. Dengan daun bidara segar :
+ Habis mandi biasa, balur (gosok) tubuh kita dengan 5, 7, 9 lembar (atau bilangan ganjil lain) daun bidara yang dilumat dengan air.
+ Boleh tambah minyak zaitun
+ Boleh tambah sedikit minyak wangi non-alkohol
+ Biarkan agak lama, lalu bilas

* Lebih dianjurkan jangan dibilas sampe beberapa jam
* Jika airnya diruqyah, mandinya TAK BOLEH di Kamar mandi yang ada WC-nya
* Jika airnya tak diruqyah, mandinya BOLEH di kamar mandi, Lakukan ruqyah setelahnya

2. Dengan BUBUK daun Bidara :
+ Rebus 1 SDM bubuk dengan 3 gelas air
+ Aduk-aduk sampe airnya Coklat atau Hitam
+ Boleh tambah minyak zaitun
+ Boleh tambah sedikit minyak wangi non-alkohol
+ Masukan air bidara ke dalam bak mandi
+ Mandi dengan air tersebut dengan ampas-ampasnya

* Lebih dianjurkan LULURAN dengan ampasnya sampe beberapa jam
* Jika airnya diruqyah, mandinya TAK BOLEH di Kamar mandi yang ada WC-nya
* Jika airnya tak diruqyah, mandinya BOLEH di kamar mandi, Lakukan ruqyah setelahnya

3. Untuk penyakit parah :
+ Ambil DRUM, isi penuh dengan air rebusan bidara (boleh dicampur air biasa)
+ Rendam pasien sebatas leher (Pasien boleh duduk dalam drum) selama 30 menit

* Sambil diRuqyah


4. Mandi Air yang diRuqyah
1. Jika air dibacakan ayat ruqyah, Pastikan tempat mandi yang kita gunakan bebas dari Toilet dan atau hal najis lainnya.
2. Bacakan air yang telah dicampur bidara (Daun direbus atau dilumat) yang akan kita gunakan untuk mandi dengan Fatihah, 3 Qul dan Ayat Kursi. (Boleh tambahkan Surah atau ayat lain)
3. Bacakan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh meminta keridhoan Allah.
4. Sebisa mungkin Tambahkan Bacaan dari orang terdekat yang kita sayangi.
5. Tambahkan Doa sesuai munajad kita
6. dianjurkan doa dengan bersungguh-sungguh sambil menangis (jika tidak bisa menangis...pura-puralah)
7. Tidak ada Rukun dalam proses Mandi daun Bidara, jadi anda boleh menambahkan atau menghilangkan atau mengacak proses di atas...asal tidak mengandung kesyirikan
8. Mandi
9. Minyaki rambut dengan Minyak Zaitun secukupnya
10. Lakukan ruqyah mandiri
11. Jaga ibadah, Sholat, Dzikir pagi-petang




salam tauhid


baca juga link : http://tehruqyahherbal.blogspot.com/2015/02/daun-bidara-untuk-obat-gangguan-jin-dan.html

join
https://www.facebook.com/groups/RumahRuqyahMojokerto/